Surat Untuk Para Da`i
“Jika Seorang manusia sudah menyampaikan pendapatnya maka itu sudah mencukupi, dalam hal ini sudah ditunaikan apa yang seharusnya disampaikan dengan cara yang baik dan santun serta beretika. Namun Apabila melahirkan suatu permusuhan, perdebatan, dan menyerang serta menyesat-sesatkan, maka inipun tidaklah termasuk pada sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam hal memberikan penjelasan, tentu bukanlah cara dakwah dengan atas nama Allah dan kepada sunnah Rasulullah"
Rabu, 14 Oktober 2015
Visual Hati adalah penampakan jati diri yang tak terlihat
Suatu yang berat dan melelahkan disitulah akan nampak sebuah nilai harga, disanalah makna yang sesungguhnya suatu harga yang hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang pada kehidupannya terasa berat, melelahkan, kejenuhan, ketidak tentraman dan penuh emosional.
HARGA ADALAH HARGA DAN NILAI ADALAH NILAI
![]() |
| Pelanggaran HAM (Hak Asasi Motor / Mobil) |
Harga tentu membawa suatu nilai yang bernilai yang tidak diukur hanya dengan nominal saja namun lebih dari itu dan ini tentu menyangkut soal proses kejiwaan pada diri seseorang yang jika dalam kehidupannya dalam keadaan terpuruk dan jauh dari keluarga.
Proses ini tidak lepas dari pengorbanan, kepercayaan, buruk sangka, tipu daya dan kedustaan serta mempertahankan harta benda yang sebenarnya tidak perlu dipertahankan bahkan orang-orang disekitar pun seolah-olah lebih mengetahui apa yang di alami orang lain yang tentu menambah semerawutnya kejiwaan yang di alaminya.
Jika suatu yang berharga dan bernilai dianggap suatu hal yang biasa maka tidak ada lagi standarisasinya bagaimana sesuatu itu tetap berharga dan bernilai, disisi lain sesuatu itu tidak berharga dan bernilai namun disaat sesuatu itu tidak ada, maka nampaklah harga dan Nilainya. disinilah butuh keilmuan Khowasul Khowas untuk menangkap sinyal-sinyal tersebut.
Namun apa daya sesuatu itupun tetaplah sesuatu yang membedakannya adalah : Keberkahan yang ada pada sesuatu itu bukan malapetaka dan kerusuhan serta pembunuhan.
Setiap yang berharga dan bernilai tidak lepas dari sisi gelapnya yaitu penumpang gelap, Para Dai dengan sesuatunya walaupun atas nama Allah dan Sunnah, Para Trader dengan sesuatunya walaupun dengan Screen Shoot yang warna warni, Imam dengan sesuatunya walaupun berpakaian serba putih dan wangi.
Andaikan tidak dengan sesuatunya maka tentu tidak ada egoisme, tersaingi, kecemburuan, tidak dihargai, kehilangan jama`ah dan seterusnya.
Inilah Harga Bukan Nilai dan Nilai bukanlah Harga dan hanya dapat dipahami bagi yang pernah menjadi pelaku dalam tulisan ini.
Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :
Sabtu, 10 Oktober 2015
Visual Hati adalah penampakan jati diri yang tak terlihat
ISLAM NAMUN TIDAK ISLAMI HANYA TEORI & TULISAN SEMATA
Syeikh Muhammad Abduh, ulama besar dari Mesir pernah geram terhadap dunia Barat yang mengganggap Islam kuno dan terbelakang. Kepada Renan, filosof Prancis, Abduh dengan lantang menjelaskan bahwa agama Islam itu hebat, cinta ilmu, mendukung kemajuan dan lain sebagainya.
Dengan ringan Renan, yang juga pengamat dunia Timur itu mengatakan :“Saya tahu persis kehebatan semua nilai Islam dalam Al-Quran. Tapi tolong tunjukkan satu komunitas Muslim di dunia yang bisa menggambarkan kehebatan ajaran Islam”. Dan Syeikh Muhammad Abduh pun terdiam.
Satu abad kemudian beberapa peneliti dari George Washington University ingin membuktikan tantangan Renan. Mereka menyusun lebih dari seratus nilai-nilai luhur Islam, seperti kejujuran (shiddiq), amanah, keadilan, kebersihan, ketepatan waktu, empati, toleransi, dan sederet ajaran Al-Quran serta akhlaq Rasulullah Sholallahu alaihi Wassalam.
Berbekal sederet indikator yang mereka sebut sebagai 'islamicity index' mereka datang ke lebih dari 200 negara untuk mengukur seberapa islami negara-negara tersebut. Hasilnya ? Selandia Baru dinobatkan sebagai negara paling Islami sedangkan Indonesia di urutan ke 140.
Nasibnya tak jauh dengan negara-negara Islam lainnya yang kebanyakan bertengger di 'ranking' 100-200.
Apa itu islam ? Bagaimana sebuah negara atau seseorang dikategorikan islami ? Kebanyakan ayat dan hadits menjelaskan Islam dengan menunjukkan indikasi-indikasinya, bukan definisi.
Misalnya hadits yang menjelaskan bahwa : “Seorang Muslim adalah orang yang disekitarnya selamat dari tangan dan lisannya”. Ini adalah indikator atau hadits yang berbunyi :“Keutamaan Islam seseorang adalah yang meninggalkan yang tak bermanfaat”, begitu juga “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hormati tetangga ... hormati tamu."
"Bicara yang baik atau diam”.
Jika kita koleksi sejumlah hadits yang menjelaskan tentang islam dan iman, maka kita akan menemukan ratusan indikator keislaman seseorang yang bisa juga diterapkan pada sebuah kota bahkan negara.
Dengan indikator-indikator diatas tak heran ketika Muhamad Abduh melawat ke Prancis akhirnya dia berkomentar :“Saya tidak melihat Muslim disini, tapi merasakan (nilai-nilai) Islam, sebaliknya di Mesir saya melihat begitu banyak Muslim, tapi hampir tak melihat Islam”.
Pengalaman serupa dirasakan Professor Afif Muhammad ketika berkesempatan ke Canada yang merupakan negara paling islami no 5. Beliau heran melihat penduduk disana yang tak pernah mengunci pintu rumahnya. Saat salah seorang penduduk ditanya tentang hal ini, mereka malah balik bertanya : “mengapa harus dikunci ?”
Di kesempatan lain, masih di Kanada, seorang pimpinan ormas Islam besar pernah ketinggalan kamera di halte bis. Setelah beberapa jam kembali ke tempat itu, kamera masih tersimpan dengan posisi yang tak berubah. Sungguh ironis jika kita bandingkan dengan keadaan di negeri muslim yang sendal jepit saja bisa hilang di rumah Allah yang Maha Melihat. Padahal jelas-jelas kata “iman” sama akar katanya dengan aman.
Artinya, jika semua penduduk beriman, seharusnya bisa memberi rasa aman. Penduduk Canada menemukan rasa aman padahal (mungkin) tanpa iman. Tetapi kita merasa tidak aman ditengah orang-orang yang (mengaku) beriman. Seorang teman bercerita, di Jerman, seorang ibu marah kepada seorang Indonesia yang menyebrang saat lampu penyebrangan masih merah :“Saya mendidik anak saya bertahun-tahun untuk taat aturan, hari ini Anda menghancurkannya. Anak saya ini melihat Anda melanggar aturan, dan saya khawatir dia akan meniru Anda”.Sangat kontras dengan sebuah video di Youtube yang menayangkan seorang bapak di Jakarta dengan pakaian jubah dan sorban naik motor tanpa helm. Ketika ditangkap polisi karena melanggar, si bapak tersebut malah marah dengan menyebut-nyebut bahwa dirinya habib.
Mengapa kontradiksi ini terjadi ?
Syeikh Basuni, ulama Kalimantan, pernah berkirim surat kepada Muhamad Rashid Ridha, ulama terkemuka dari Mesir. Suratnya berisi pertanyaan :“Limadza taakhara muslimuuna wataqaddama ghairuhum ?” ("Mengapa muslim terbelakang dan umat yang lain maju?")
Surat itu dijawab panjang lebar dan dijadikan satu buku dengan judul yang dikutip dari pertanyaan itu.Inti dari jawaban Rasyid Ridha, Islam mundur karena meninggalkan ajarannya, sementara Barat maju karena meninggalkan ajarannya.
Umat Islam terbelakang karena meninggalkan ajaran 'iqro' (membaca) dan cinta ilmu. Tidak aneh dengan situasi seperti itu, Indonesia saat ini menempati urutan ke-111 dalam hal tradisi membaca.
Muslim juga meninggalkan budaya disiplin dan amanah, sehingga tak heran negara-begara Muslim terpuruk di kategori 'low trust society' yang masyarakatnya sulit dipercaya dan sulit mempercayai orang lain alias selalu penuh curiga. Muslim meninggalkan budaya bersih yang menjadi ajaran Islam, karena itu jangan heran jika kita melihat mobil-mobil mewah di kota-kota besar tiba-tiba melempar sampah ke jalan melalui jendela mobilnya.
Seandainya keislaman sebuah negara itu diukur dari jumlah jama’ah hajinya pastilah Indonesia ada di ranking pertama.
Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :
Rabu, 07 Oktober 2015
Visual Hati adalah penampakan jati diri yang tak terlihat
Kisah nyata yang disampaikan oleh Ust Syafiq Basalamah MA dalam Kajian Islam di TV Rodja, dalam hal ini Ust Syafiq Basalamah MA memceritakan Sosok IBU kepada ananknya yang tidak dikunjungi anaknya selamanya 21 tahun.
Catatan : Doa diatas sudah di Jama`kan dari Doa untuk sendiri yang terdapat pada Al Qur`an.
Baca Juga kedalaman Makna Syahadat di http://duniacahayahati.blogspot.co.id/2015/07/makna-kedalaman-syahadat.html
Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :
IBU TIDAK MELUPAKAN ANAKNYA
Sesudah menikah, bakti seorang anak sama sekali tidaklah otomatis terputus dengan alasan telah memiliki keluarga sendiri. Dalam hal ini, penting kiranya bagi kedua pasangan dan keluarga terdekat untuk saling mengingatkan.
Janganlah sampai kisah ini terjadi antara diri dan ibu kita. Sebuah kisah haru nan memilukan ini, patut dijadikan cermin bagi kehidupan kita; sebagai anak maupun orangtua.
Sebutlah namanya Fulan. Sudah 21 tahun ia menikah dengan seorang wanita bernama Fulanah. Tepat di usia ke 21 pernikahannya, sang istri bertanya menawarkan, “Mas, tak berkenankah kau makan malam bersama seorang wanita?” Sang suami yang memang tak memiliki saudara dan anak wanita itu bertanya kebingungan, “Maksudmu?”
Lantas dijelaskanlah oleh sang istri, “Esok, keluarlah untuk makan malam bersama ibu.” Aduhai, rupanya Fulan ini amat sibuk mengurusi keluarga, pekerjaan dan kehidupannya. Lanjut Fulanah, “Sudah 21 tahun –sejak menikah denganku- kau tak pernah makan malam bersama ibu,” katanya menerangkan, “Teleponlah beliau, ajaklah makan malam. Beliau pasti amat mendambakan kebersamaan denganmu.”
Segeralah Fulan menelepon sang ibu. Dalam perbincangan udara itu, disampaikanlah maksudnya. Sang ibu yang telah lama menjanda dan hidup bersama keluarga lainnya itu amat sangat senang sekali, kebahagiaan yang tak dapat dibeli oleh apapun mendengar ajakan itu. Meskipun, ada rasa tidak percaya akan ajakan mengagetkan dari anak yang amat disayanginya. Pasalnya, masa 21 tahun bukanlah bilangan waktu yang sebentar.
Hari yang direncanakan pun menyapa. Fulan menuju rumah ibunya. Sesampainya di depan rumah sang ibu, sosok janda yang sudah lama mendambakan kebersamaan bersama anaknya itu tengah menunggu, tepat di depan pintu. Tak ingin diketahui oleh saudaranya yang lain, sang ibu langsung menyambut, menghampiri dan bergegas masuk ke dalam mobil.
Di dalam mobil, terjadilah perbincangan kecil antara keduanya. Tentang rumah makan dan menu terbaik yang hendak mereka tuju dan santap malam ini. Tak lama, tibalah mereka di tempat makan terbaik di kota itu.
Maka sang anak memerhatikan pakaian yang dikenakan oleh ibunya. Agak sempit. Rupanya, itu adalah pakaian terakhir yang diberikan oleh almarhum suaminya. Duhai, sang anak ini sampai lupa membelikan pakaian untuk ibunya.
Maka datanglah pelayan pembawa menu. Disodorkanlah daftar makanan yang hendak dipesan. Ternyata, sang ibu sudah tak kuasa membaca. Dengan senyum, Fulan menawarkan, “Aku bacakan menunya. Tunjuk saja menu apa yang Ibu kehendaki.”
Lantas dipesanlah aneka jenis makanan yang dihidangkan, tak lama kemdian.
Bersebab bahagianya yang memuncak lantaran diajak makan malam oleh anak kesayangannya, selera makan sang ibu tenggelam seketika. Sama sekali tak berminat untuk mencicipi, apalagi melahapnya. Sosok yang sudah hampir terbenam masa hidupnya itu hanya memerhaikan anaknya, dengan cinta dan rindu yang kian bertambah.
Di tengah menikmati menu makan malamnya, Fulan berkata, “Bu, ini yang pertama sejak 21 tahun yang lalu. Maafkan anakmu ini. Esok kita akan makan malam lagi untuk yang kedua.”
Mendengar kalimat itu, mata sang ibu berbinar sumringah. Binar bahagia itu semakin bertambah hingga kedua insan itu pulang. Sang anak mengantarkan ibunya ke kediamannya, sementara ia kembali ke rumahnya.
Waktu-waktu selepas itu, adalah waktu menuggu nan membahagiakan bagi sang ibu. Ditungguilah ponselnya guna berharap panggilan dari anaknya. Sementara itu, di belahan tempat lain, sang anak tetap sibuk dengan dunia, pekerjaan dan kehidupannya. Ia, benar-benar lupa dengan janji yang diungkapkannya sendiri.
Lantaran usia yang menua, sang ibu pun sakit. Makin hari, bertambah parah sakitnya. Alasan sibuk pun membuat Fulan tak kunjung membesuk ibunya. Hingga akhirnya, wanita berhati lembut itu wafat sebelum sang anak sempat menjenguknya.
Proses pemakaman pun berlangsung dengan lancar. Ada haru nan pilu yang menelisik ke dalam hati Fulan. Perasaan bersalah selalu datang belakangan. Andai perasaan itu bisa datang lebih dulu, mungkin saja ia akan bisa menebus dosanya.
Lepas pulang dari pemakaman, ponselnya bergetar. Diangkatklah oleh si Fulan. Tertera dalam layar, pemanggil adalah rumah makan tempat ia dan ibunya makan malam tempo hari. “Halo, Pak Fulan bin Fulan,” ucap suara dari seberang. Lepas disahut, penelepon melanjutkan, “Maaf, Pak. Dalam catatan kasir kami, bapak telah memesan tempat makan malam untuk dua orang dan anak-anak anda. Tagihannya sudah dibayar oleh Ibu anda.”
Entahlah apa yang dirasa olehnya. Tanpa penutup, dimatikanlah ponselnya sembari bergegas menuju rumah makan tersebut. Sesampainya di sana, sang kasir menyerahkan sebuah pesan tertulis tangan. Dari sang ibu. Tertera di dalamnya, “Nak, aku mengerti. Malam ini adalah makan malam terakhir kita. Meski kau sampaikan akan ada yang kedua, aku tak terlalu yakin. Maka, makanlah bersama istrimu dan anak-anakmu. Aku sudah membayarnya untukmu dengan uang Ibu.”
Sosok mulia itu harus didahulukan dari sosok bapak. Sosok ibu adalah mutiara kebaikan nan tak tergantikan. Selalu ada mutiara yang bisa digali darinya. Pasti ada hikmah dari wanita yang mungkin saja, sudah kita sia-siakan sejak lama, sebagaimana dalam hadits Rasulullah Sholallahu alaihi wassalam : Ibumu...Ibumu....Ibumu...
رَبَّناَ اغْفِرْلَناَ وَلِوَالِدَيْنَا( إبراهيم: 41- نوح: 28) وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّياَناَ صِغَارًا ( الإسراء: 24
Rabbi, ampuni dosa kami, dosa bapak dan ibu kami. Sayangilah keduanya, sebagaimana mereka menyayangi kami di masa belia.
Catatan : Doa diatas sudah di Jama`kan dari Doa untuk sendiri yang terdapat pada Al Qur`an.
Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :
Sabtu, 26 September 2015
Visual Hati adalah penampakan jati diri yang tak terlihat
Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :
PENDAPAT PARA GOLONGAN PENYEBAB TRAGEDI HAJI
VISA TERLAMBAT, CRANE, KEBAKARAN DAN MINA
- ATHEISME: KEBETULAN SAYA MAU BERANGKAT HAJI KOK Jadi tidak beres Pengurusannya, Orang Mau Ibadah saja DiPersulit dan Kebetulan saya lihat Petugasnya santai-santai saja Dasar Petugasnya hanya Makan Gaji Buta aja (Serba Kebetulan).
- ASY`ARIYAH : Manusia sudah berusaha semampunya Namun Kehendak Allah lah yang Menentukan, Usaha Manusia itu hanyalah Amanah dan bukan Miliknya Seutuhnya.
- JABARISME FATALIS: "Ini murni Kehendak Tuhan. Tak ada usaha yang dapat menghindarkan kita dari ini. Jangan cari-cari siapa salah. Kirim saja Alfatihah."
- QADIRISME MU'TAZILIS: "ini Murni 100% kelalaian manusia. Seandainya dikelola dgn bagus, hal-hal sederhana ini tak akan membawa bencana."Tuhan tidak merubah Suatu Kaum jika Kaumnya sendiri tidak merubahnya.
- SYI'ISME JA'FARIS: "ini karena ada hukum-hukum Tuhan yang tidak sempurna terpenuhi oleh kita, sehingga memberi izin bagi-Nya untuk terjadi malapetaka."
- SALAFI TAKFIRIS: "Ini gara-gara Jama'ah Syiah yang membawa sial bagi kita semua yang selalu mencari gara-gara."
- WAHABI EKSTRIMIS: "Ini disebabkan bid'ah & khurafat yg masih mewarnai perilaku jamaah haji kita."
- TEOLOG SKRIPTURALIS: "Ini sesuai dengan ayat: semua yang bernyawa akan mati, dimanapun, kapanpun, & dengan cara apapun."
- FUQAHA SYARI'ATIS: "ini akibat ramai-ramai cari pahala pada waktu terafdhal untuk melempar Jumrah."
- SUFISME ESOTERIS: "Sudah jalannya yang merupakan ketetapan-Nya dan Inilah jalan terbaik untuk kembali kepada-Nya. Berbahagialah yang meninggal di Tanah Suci pada saat menjadi tamu-Nya."
- IMANI SKEPTISIS: "Apakah Tuhan benar-benar melindungi tamunya di rumah-Nya? Atau tamunya yg harus menjaga diri sendiri?
- SPIRITUAL PRAGMATIS: "Ini konyol. Jauh-jauh mencari kenyamaan dalam wisata rohani, justru semakin was-was dengan berbagai kecelakaan & musibah."
- DEVELOPMENTAL ENVIRONMENTALIS: "ini gara-gara pemerintah Saudi yang mulai agresif pada kapitalisasi pembangunan dalam bentuk mall dan hotel-hotel, dengan mengabaikan investasi maksimal pada manajemen keselamatan lingkungan & manusia."
- ARISTOKRATISME BIROKRATIS: "ini karena jamaah yg kampungan, tidak disiplin, & tdk mau taat kepada aturan yg kami buat."
- SOSIALISME RELIGIS: "Ini karena sifat individualisme ingin menang sendiri & tidak menghiraukan keselamatan jamaah lainnya."
- LIBERALISME RELIGIS: "coba kalau pengelolaan haji diserahkan kepada pihak swasta secara terbuka, pasti kinerja & profesionalisme akan lebih terjaga. Tidak acak-acakan seperti ini setiap tahunnya."
- SOSIO-ENTREPRENEURIALIS: "Ini karena komersialisasi haji oleh Saudi yang mengurangi aspek kualitas. Audit harus dilakukan!"
- ANTI-JOKOWIS: "Musibah ini adalah kesialan yg terjadi setelah Jokowi mengunjungi Saudi."
- PRO-JOKOWIS : "Andaikata Bukan Kedatangan Jokowi tentu makin Banyak korban Jiwa" (Terhijab fanatisme)
- JURNALISME INVESTIGATIF OPINISME: "Apakah benar bencana ini disebut-sebut terkait dengan putra mahkota Saudi yg saat itu lewat disana bersama pasukan dan penjaganya, sehingga menghentikan langkah jamaah terdepan, lalu terdorong oleh jamaah dari belakang dan akhirnya jatuh terinjak-injak?"
- Nasionalisme Hukumisme : Human Error pada intinya kelalaian maka Mari Kita doakan Mereka menurut Kepercayaan dan Agama kita Masing-Masing dan Tetap di usut tuntas pelaku utamanya.
- KHURAFATISME & MISTIKISME : Mereka tidak percaya bahwa seyogyanya sebelum berangkat haji minta ijin dulu dengan berziarah ke kuburan para Wali dan Orang yang di tuakan.
Dirasa-rasa saja pada diri masing-masing tidak usah menengok-negok orang lain
Selasa, 22 September 2015
Visual Hati adalah penampakan jati diri yang tak terlihat
Visualisasi Syahadat diri ini sebagai seorang Muslim
Osama Abdul Mohsen (Al Ghaban) adalah Mantan Pelatih Sepak Bola Liga Nasional Suriah Primer (Pelatih Club Liga premier Syuria), yang di jegal oleh Petra Laszlo wartawati Hungaria dari Perusahaan N1 TV Hungaria disaat Osama Abdul Mohsen menghindari keamanan perbatasan dengan mengendong anaknya yang berusia 7 Tahun beserta rombongan pengungsi lainnya dari Suriah.
Semenjak beredarnya video penjegalan yang dilakukan oleh Petra Laszlo, maka Seluruh Club memberikan undangan Istimewa kepada Osama Abdul Mohsen beserta keluarganya dan saat ini Osama Abdul Mohsen (Al Ghaban) ditawarin untuk menjadi Pelatih untuk CLUB MADRID yg saat ini Osama Al Ghaban sudah berada di MADRID menerima undangan tersebut begitu juga CLUB-CLUB Besar lainnya.
Namun yang penulis tekankan ini adalah: visualisasi SYAHADAT yang DIBACA OLEH KAUM MUSLIMIN DAN MUSLIMAH.
Allah yang menyempitkan dan melapangkan dan Allah yang menghinakan dan memuliakan dan Allah yang membolak-balik keadaan untuk teknis terserah Allah Ta`ala. (Elfiansyah Elham Spd)
Baca juga Makna pendalaman Syahadat : http://duniacahayahati.blogspot.co.id/2015/07/makna-kedalaman-syahadat.html
Senin, 21 September 2015
Visual Hati adalah penampakan jati diri yang tak terlihat
Penemuan Penelitian yang didapatkan adalah:
Baca Juga Awal Keberadaan Sufiesme dan Anti Sufiesme disini : http://duniacahayahati.blogspot.co.id/2015/09/awal-keberadaan-sufisme-dan-anti-sufisme.html
Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :
Kucing Kesayangan Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam
![]() |
| Ini Kucing Penulis bernama Aswad |
Beberapa kali Nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wassalam menerima tamu di rumahnya, Beliau selalu menggendong mueeza dan meletakkannya dipahanya. Rasulullah Shalalahu alahi Wassalam memberikan nasehat kepada para sahabat agar selalu menyayangi kucing.
Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam memiliki kucing adapun kucing tersebut diberi nama oleh Beliau dengan nama "Mueeza".
Pada suatu hari Nabi hendak mengambil jubahnya, Nabi Muhammad sholallahu alaihi wassalam melihat Mueeza terlelap tidur diatas jubahnya. Nabi tidak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, maka Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya.
Pada saat Nabi pulang kerumah, Kucing yang bernama Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada Rasulullah. Beliaupun memberikan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badannya kucing itu sebanyak 3 kali.
Dari Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam bersabda, “Seorang wanita dimasukkan kedalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberikan makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada di lantai,” (HR. Bukhari).
Realita Fakta Ilmiah :
Kulit kucing ditemukan otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.
Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.
Adapun lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih terbaik dan mempunyai keunikan yang canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.
Sisa-Sisa makanan dan Minuman kucing hukumnya suci.
Hadist Kabsyah binti Ka’b bin Malik menceritakan bahwa Abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk ke rumahnya lalu ia menuangkan air untuk wudhu. Pada saat itu, datang seekor kucing yang ingin minum. Lantas ia menuangkan air di bejana sampai kucing itu minum.
Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.” Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu heran?” Ia menjawab, “Ya.” Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi Muhammad Sholallahu Alahi Wassalam pernah bersabda, “Kucing itu tidak najis. Ia adalah binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),” (H.R At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).
Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wassalam pergi ke Bathhan salah satu daerah di Madinah. Lalu, Beliau berkata,
“Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.” Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.
Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”
Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur. Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya. Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa ada bubur.
Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit bubur tersebut. Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, Aisyah lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya.
Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam bersabda, “Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling.” Aisyah pernah melihat Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam berwudhu dari sisa jilatan kucing.” (H.R AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni).
Adapun Hadist ini Juga diriwayatkan Malik, Ahmad, dan imam hadits yang lain. Maka kucing adalah binatang, yang badan, keringat, bekas dari sisa makanannya adalah suci, Liurnya bersih dan membersihkan, serta hidupnya lebih bersih dari manusia dalam hal kebersihan.
Penemuan Penelitian yang didapatkan adalah:
- Hasil yang diambil dari kulit luar tenyata negatif berkuman, meskipun dilakukan berulang-ulang.
- Perbandingan yang ditanamkan kuman memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut.
- Cairan yang diambil dari permukaan lidah juga memberikan hasil negatif berkuman.
- Sekalinya ada kuman yang ditemukan saat proses penelitian, kuman itu masuk kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dan 50 ribu pertumbuhan.
- Tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam.
- Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba. Liurnya bersih dan membersihkan.
- Menurut Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah Sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing.
- Dr. Gen Gustafsirl menemukan bahwa kuman yang paling banyak terdapat pada anjing,Manusia 1/4 anjing, kucing 1/2 manusia.
- Dokter hewan di rumah sakit hewan Damaskus, Sa’id Rafah menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat pembersih yang bemama lysozyme.
- Kucing selalu menghindari air disebabkan air merupakan tempat yang subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air (lumpur, genangan hujan, dll)
- Kucing menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia tidak banyak berjemur dan tidak dekat-dekat dengan air yang bertujuannya agar bakteri tidak berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman pada tubuh kucing.
Adapun dari hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang sudah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan. Ia lebih bersih dari manusia dalam hal kebersihan
Zaman dahulu kucing dipakai untuk terapi. Dengkuran kucing yang 50Hz baik buat kesehatan selain itu mengelus kucing juga bisa menurunkan tingkat stress.
Baca Juga Awal Keberadaan Sufiesme dan Anti Sufiesme disini : http://duniacahayahati.blogspot.co.id/2015/09/awal-keberadaan-sufisme-dan-anti-sufisme.html
Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :
Senin, 14 September 2015
Visual Hati adalah penampakan jati diri yang tak terlihat
Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :
Bayi yang dihanyutkan ke sungai selamat
Diri ini menyaksikan via video seorang bayi yang dihanyutkan ke sungai diselamatkan oleh warga (dalam Syariat), sehingga diri ini mengalami apa yang dialami oleh IBU MUSA as, hati ingin berteriak dan fuad (Mata hati) terdiam dalam keadaan Kosong.
Beberapa reaksi yang menontonpun mengucapkan : Tasbih, Tahmid, Tahlil dan Takbir serta La Quwwata Illa Billah.
Sungguh kejadian yang sangat mengucangkan hati, bagi anda yang ingin menontonya dapat menyaksikannya dibawah ini :
Bayi didalam plastik hanyut disungai
Sesungguhnya hanya ALLAH lah yang menyelamatkan dan hanya Allahlah yang menghidupkan dan mematikan.
Baca juga Pendalaman Makna Syahadat disini : http://duniacahayahati.blogspot.co.id/2015/07/makna-kedalaman-syahadat.html
Sabtu, 29 Agustus 2015
Visual Hati adalah penampakan jati diri yang tak terlihat
Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :
Anak 4 Tahun yang mengurus Ibu, kakak dan adiknya yang cacat
Muhammad Ali seorang anak yang menghabiskan waktu bermainnya untuk mengurus Ibu, kakak dan adiknya yang cacat mental sedangkan Ibunya Buta dan Tuli dan Bapaknya sudah meninggal, dalam hal ini Anak yang bernama Muhammad Ali sudah menanggung beban yang begitu berat bahkan sampai mencari nafkah buat keluarganya.
Anda dapat menyaksikannya pada video dibawah ini :
Disinilah diri kita di Uji yang berkedudukan lebih mampu dari keluarga ini, apakah diri ini semakin sombong, angkuh atau semakin merendahkan orang lain, bukanlah tawadhu itu bagi Muhammad Ali namun Kondisi-nyalah yang menyatakan demikian, Maka semua kembali kepada diri ini masing-masing dalam menyikapi hal ini.
Baca juga artikel tentang Kedustaan dan kesombongan dalam Bertawadhu disini : http://duniacahayahati.blogspot.com/2015/08/kedustaan-dan-kesombongan-dalam-tawadhu.html
Baca juga artikel tentang Kedustaan dan kesombongan dalam Bertawadhu disini : http://duniacahayahati.blogspot.com/2015/08/kedustaan-dan-kesombongan-dalam-tawadhu.html
Kamis, 20 Agustus 2015
Visual Hati adalah penampakan jati diri yang tak terlihat
Ummat Islam yang awam akan menjadi pesimis jika di da`wahi atau di nasehati yang mana para da`i pun tidak menunjukkan Akhlaq yang baik dan tidak nampak etika satu sama lain.
Para Ustadz Unjuk Gigi atas keilmuannya dan saling merendahkan satu sama lain
Dalam hal ini Para Da`i semakin nampak, jelas dan terang saling serang menyerang dalam berda`wah dan saling unjuk kebolehan dalam keilmuan dan saling merendahkan sebagaimana dapat ditemukan di beberapa media sosial dan di youtube, Apakah ini untuk pembenaran atau mencari kebenaran semua dikembalikan pada diri ini masing-masing.
Adab dan etika tidak lagi nampak diantara mereka, nampak pada diri masing-masing keangkuhan dan ujub yang menyertai, beginilah jika diri ini berkedudukan Ahlus Syariat banyak sekali perselisihan didalamnya, yang mana masing-masing mengklaim dirinya yang paling benar.
Bahkan sampai ada yang menfatwakan sesat dan menyesatkan bahkan mengkafirkan satu sama lain, bagaimana mungkin yang sudah dikafirkan kemudian di da`wahi kembali padahal dosa mereka sudah tidak di ampuni, inipun bentuk pengingkaran Al Qur`an yang mana dosa besar yang tidak di ampuni adalah dosa yang mereka sudah dianggap kafir.
Perselisihan antara da`i atau Para Ustadz sangat nampak pada video ini :
Maka diri ini masing-masinglah dapat menyikapi dalam hal ini, tidak ada satupun yang dapat menyatukan kepemahaman apapun itu siapapun dan apapun itu, Karena Hidayah hanya Milik Allah Ta`ala semata.
Baca juga Artikel : Selain manhaj Salaf mereka adalah Sesat dan menyesatkan silahkan membacanya disini : http://duniacahayahati.blogspot.com/2015/08/umat-muslim-selain-manhaj-salaf-sesat.html
Penting juga dibaca ; Al Hikam sesat dan menyesatkan silahkan membacanya disini :http://duniacahayahati.blogspot.com/2015/07/al-hikam-sesat-dan-menyesatkan.html
Surga MilikKu bukan Milik GolonganMu silahkan membacanya disini : http://duniacahayahati.blogspot.com/2015/07/surga-miliku-bukan-milik-golonganmu.html
Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :
Jumat, 07 Agustus 2015
Visual Hati adalah penampakan jati diri yang tak terlihat
Dalam perjalanan penulis dalam hal ini, ada hal yang sangat amat penting dalam hal metode untuk hal keimanan yang ditanamkan lebih dahulu sebagaimana Nabi Adam as sampai dengan Nabi Muhammad yakni mengajarkan TAUHID lebih dahulu daripada Syariat itu sendiri, dikarenakan TAUHID adalah pondasi DASAR UTAMA untuk menjalankan syariat agar tidak salah kaprah dan melenceng, sebagaimana Allah memberikan perumpamaan-perumpamaan yang banyak di dalam Al Qur`an dan Kisah-Kisah yang terdapat dalam Al Quran.
Namun saat ini manusia mungkin mempunyai metode lain yang lebih hebat dari Allah dan Rasulullah sehingga Syariat lebih diutamakan hingga jadilah suatu kehambaran dan suatu keniscayaan semata bahkan menjadi pelecehan yang mana dapat dilihat pada video ini dan masih banyak lagi dokumen yang penulis miliki bahkan diri ini setiap hari melihat anak-anak para muslimin melakukan hal-hal pelecehan terhadap syariat itu sendiri.
Pelecehan terhadap Hukum Syariat
Ya Allah berikanlah kami Taufiq dan Hidayah dan ampunilah kami kaum muslimin dan muslimah bisa jadi ini atas kebodohan kami, atas kesombongan kami, atas riya kami, atas ujub kami, yang kami belum menyadarinya, maka ampunilah kami dan anak-anak kami.
Penulis Elfiansyah Elham.Spd
Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :
Senin, 27 Juli 2015
Visual Hati adalah penampakan jati diri yang tak terlihat
Ketika Diriku Diuji apakah aku beriman atau Dusta ?
Dalam hal ini banyak pada diri ini mendustakan Allah Ta`ala jika sudah dibenturkan dengan ujian yang diberikan sebagaimana Allah ta`ala berfirman :
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan [saja] mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? (2) Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (QS Al Ankabut 29:2-3).
Apakah setelah diri ini diuji, Harta diambil, dibakar, anak dan istri pun diambil apakah diri ini beriman atau berdusta semata dengan mengingkari Taqdir Allah Ta`ala ?.
Mengatakan Kok bisa begini dan begitu saja sudah nampak atas keingkaran pada ketetapan Allah Ta`ala.
Bukankah semua yang nampak ini adalah Milik-Nya ? pandai diri ini membaca Ayat kursi namun tidak dipahami apa yang dibaca : Milik-Nya apa yang ada dilangit dan apa yang ada dibumi.
Begitu juga di Suroh Maryam Allah Ta`ala berfirman :
لَهُ ۥ مَا بَيۡنَ أَيۡدِينَا وَمَا خَلۡفَنَا وَمَا بَيۡنَ ذَٲلِكَۚ وَمَا كَانَ رَبُّكَ نَسِيًّ۬ا (٦٤
Kepunyaan-Nya-lah apa-apa yang ada di hadapan kita, apa-apa yang ada di belakang kita dan apa-apa yang ada di antara keduanya, dan tidaklah Tuhanmu lupa. (QS Maryam 19:64).
Bagaiman diri ini jika semua yang ada dihadapan ini diambil oleh Allah Ta`ala adapun teknisnya sekehendak-Nya. (kalimat ini dapat dipahami jika sudah membaca buku Al Fuaad Fi Nurin).
Begitu juga jika terjadi pada diri ini sendiri dengan bermacam-macam penyakit apakah diri ini beriman atau dusta semata ?
sebagaimana diri ini menyaksikan anak yang di amanahkan oleh Allah Ta`ala kepada diri ini mengalami kecelakaan apakah diri ini menerima atas ketetapan Allah atau hanya dusta semata ?
Diri inipun Milik-Nya apalagi Anakku pun Milik-Nya
Disinilah penting belajar keilmuan Ma`riafatullah agar dalam penyaksian kepada Allah Ta`ala pada syahadat yang dibaca tidak salah kaprah.
Baca juga Artikel penting : Pandai Ma`rifatullah sholatpun ditinggalkan.
Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :
Kamis, 23 Juli 2015
Visual Hati adalah penampakan jati diri yang tak terlihat
Baca lanjutannya disini Sikap atas Fatwa MPU terhadap Ajaran Salafi yang dianggap sesat
Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :
Sikap atas Fatwa MPU terhadap Ajaran Salafi yang dianggap sesat
Dalam memberikan suatu ajaran serta memberikan jalan kepemahaman tentu tidaklah sesederhana apa yang di rencanakan oleh diri setiap para Da`i karena perjalanan itu tidaklah semulus apa yang di inginkan, karena setiap orang mempunyai kadar kepemahamannya masing-masing dan yang terutama Taufiq dan Hidayah hanya Milik Allah semata.
Maka dalam hal ini pun berlaku yang mana Fatwa Majelis permusyawaratan Ulama (MPU) mengeluarkan Fatwa yang mana Ajaran Salafi (wahabi) sesat dan menyesatkan karena semua kepemahaman apapun tidaklah dapat dipaksakan disebabkan setiap manusia mempunya kadar nya masing-masing.
Dalam hal ini lahirlah sikap terhadap Fatwa MPU yang mana tentu ini seperti kata pepatah : "Nasi sudah menjadi Bubur" yang mana Fatwa sudah diputuskan, maka dalam hal ini kedepannya ada baiknya dalam berda`wah tidak gegabah dan tidak memasakan kehendak dirinya dalam mencapai apa yang di inginkan, ini Indonesia yang banyak macam ragam kesukuan dan mempunyai daya tangkap kepemahaman masing-masing, sedangkan di Saudi Arabia saja yang berbasis Salafi saja, tidak dapat menyatukan kepemahaman, perlu adanya kesabaran dalam hal ini.
Baca lanjutannya disini Sikap atas Fatwa MPU terhadap Ajaran Salafi yang dianggap sesat
Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :
Senin, 20 Juli 2015
Visual Hati adalah penampakan jati diri yang tak terlihat
Baca juga artikel yang sangat amat penting yakni : DAI-DAI SAAT INI SUKA MENCELA ULAMA
Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :
Pernyataan Warga Muslim Tolikara yang mengejutkan
Warga Muslim Tolikara mengangkat suara yang mana penyataan itu sangat amat mengejutkan warga muslim di Indonesia, sungguh sangat amat Ironis dan sangat amat sewenang-wenang Kaum Kristen yang ada di Papua bahkan sangat menginjak-injak Hukum yang ada di Indonesia dan saat ini pihak GIDI yang bertanggung jawab penuh yang mana sudah mengeluarkan surat yang nyata isinya benar-benar sewenang-wenang terhadap kaum muslim dan kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi.
Didalam pernyataan warga Muslim tersebut membuat kaum muslimin di Indonesia menjadi Emosi dan siap meneriakan untuk Berjihad di Kabupaten Tolikara Papua, Hidup Mulia atau Mati Syahid di Kabupaten Tolikara
Bagi anda yang ingin mengetahui pernyataan warga Muslim Tolikara tentang kejadian Pembakaran Masjid yang dilakukan kaum Kristen anda dapat membacanya disini : BANTAHAN UMAT MUSLIM DITOLIKARA.
Anda juga dapat membaca akan artikel penting yakni : AL HIKAM SESAT DAN MENYESATKAN
Baca juga artikel yang sangat amat penting yakni : DAI-DAI SAAT INI SUKA MENCELA ULAMA
Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :
Minggu, 19 Juli 2015
Visual Hati adalah penampakan jati diri yang tak terlihat
Bagi yang ingin mengetahui diri kita beriman atau dusta dapat membacanya di sini BERIMAN DIRI INI ATAU DUSTA SEMATA ?
Bagi yang ingin menambah wawasan keilmuan dan ingin mengetahui bahwa Al HIKAM SESAT dapat membacanya disini : AL HIKAM SESAT DAN MENYESATKAN
Artikel ini juga sangat penting untuk dibaca : DAI-DAI SAAT INI SUKA MENCELA ULAMA
Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :
Kajian Al Fuaad Fi Nuurin Sangat Menyentuh
Kajian Al Fuaad Fi Nuurin yang di sampaikan oleh Ustadz Elfiansyah Elham Spd di
Sindangsari Kecamatan Sambutan Kota Samarinda sangat amat menyentuh sehingga dapat memahami Bagaimana Allah Ta`ala menguji diri kita, sehingga akan nampak apakah diri ini berdusta atau Beriman, Bagaimana Mungkin diri ini mengetehui Beriman jika Allah Ta`ala tidak mengujinya, dalam proses pengujian maka sekehendak Allah Ta`ala Dia maha mengetahui kadar kemampuan kita, Dia Maha mengetahui luar dan dalam pada diri kita.
Sindangsari Kecamatan Sambutan Kota Samarinda sangat amat menyentuh sehingga dapat memahami Bagaimana Allah Ta`ala menguji diri kita, sehingga akan nampak apakah diri ini berdusta atau Beriman, Bagaimana Mungkin diri ini mengetehui Beriman jika Allah Ta`ala tidak mengujinya, dalam proses pengujian maka sekehendak Allah Ta`ala Dia maha mengetahui kadar kemampuan kita, Dia Maha mengetahui luar dan dalam pada diri kita.
Bagi yang ingin mengetahui diri kita beriman atau dusta dapat membacanya di sini BERIMAN DIRI INI ATAU DUSTA SEMATA ?
Bagi yang ingin menambah wawasan keilmuan dan ingin mengetahui bahwa Al HIKAM SESAT dapat membacanya disini : AL HIKAM SESAT DAN MENYESATKAN
Artikel ini juga sangat penting untuk dibaca : DAI-DAI SAAT INI SUKA MENCELA ULAMA
Visual Hati adalah penampakan jati diri yang tak terlihat
Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :
Gelar Tittle pada diriku adalah Kebodohan yang nampak
Kesalahan yang paling banyak terjadi jika seseorang tujuan belajar adalah ingin tahu dan pandai....maka sesungguhnya seseorang itu tidaklah belajar jika seseorang itu tujuan belajarnya adalah semakin bodoh dan telah nampak akan kebodohannya semakin belajar untuk menyelami maka semakin terang dan jelas kebodohannya maka sesungguhnya seseorang itu belajar.
Demikianlah kiranya filosofi seseorang yang berjuang mengatasi penyakit bodohnya, maka semakin banyak gelar title yang ada pada nama diri ini itulah kebodohan yang nampak jelas terlihat bodohnya diri ini dan Tuhanpun tidak akan mengakui gelar-gelar itu karena Tuhan enggan untuk disaingi.
Demikianlah kiranya filosofi seseorang yang sudah dapat melihat kebodohan dirinya
Ditulis Oleh : Elfiansyah Elham Spd
Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :
Langganan:
Postingan
(Atom)
Categories
Ada apa dengan diri ini hingga Malas ke Masjid ?
(1)
Akun FB Saya Cinta Allah SWT tidaklah pantas ikrar yang ditulis
(1)
AlFuaad Fi Nuurin
(1)
Allah Ta`ala ditenggelamkan oleh pelampung
(1)
Allah Ta`ala ditenggelamkan oleh Tempe
(1)
Amal sholat dan puasa akan nampak nilai setelahnya
(1)
Anak 4 Tahun yang mengurus Ibu
(1)
Anakku Meninggal di bekas galian Batu Bara
(1)
Balasan orang yang melunaskan hutang orang lain
(1)
Bayi yang dihanyutkan ke sungai selamat
(1)
Belajar Tauhid haruslah Kaffah
(1)
Berdusta dalam Bersyukur kepada Allah Ta`ala
(1)
Berharga apa yang keluar dari mulut hewan dari mulut manusia
(1)
Buku Mahir Menganalisa Pergerakan Harga dan Membuat Expert Advisor Tanpa guru dengan Logika Sendiri
(1)
Buser samarinda yang kebablasan & Arogan
(1)
Cak Nun Aku datang sebagai bapakmu
(1)
Design Payung yang salah banyak yang membiarkannya
(1)
Doa dan amalan bukanlah sebagai jarak pemisah kepa...
(1)
Dusta Dalam Beramal dan beribadah kepada Allah Ta`ala
(1)
Gelar Tittle pada diriku adalah Kebodohan yang nampak
(1)
HARGA ADALAH HARGA DAN NILAI ADALAH NILAI
(1)
Hati Nurani menjangkau apa yang tidak dapat dijangkau oleh Akal
(1)
IBU TIDAK MELUPAKAN ANAKNYA
(1)
ISLAM NAMUN TIDAK ISLAMI HANYA TEORI & TULISAN SEMATA
(1)
Kajian Al Fuaad Fi Nuurin sangat menyentuh
(1)
Kajian Islam Ilmu Hikmah Kemurnian Tauhid: Bagaimana mungkin diri ini beramal ibadah
(1)
Kajian Islam Ilmu Hikmah Kemurnian Tauhid: Benarkah diri ini mengenal Allah Ta`ala (Ma`rifatu...
(1)
Kajian Islam Ilmu Hikmah Kemurnian Tauhid: Kitab Al Hikam Bukan Kitab yang sesat
(1)
Kajian Islam Ilmu Hikmah Kemurnian Tauhid: Kitab Al Hikam Sesat
(1)
Kajian Islam Ilmu Hikmah Kemurnian Tauhid: Pujian Hanya Bagi Allah Ta`ala semata
(1)
kakak dan adiknya yang cacat
(1)
KEBAKARAN DAN CRANE
(1)
Ketika Diriku Diuji apakah aku beriman atau Dusta ?
(1)
Ketika Syariat diutamakan dari Tauhid
(1)
Kota Samarinda semakin di Ambang kehancuran
(1)
Kucing Kesayangan Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam
(1)
Lembaga Terapi Rehabilitas Narkoba
(1)
LogMeIn Hamachi adalah layanan VPN
(1)
Makna atau arti dari Istirahat
(1)
Markaz Besar Agen Buku dan Bedah Buku
(1)
Memahami Bab Furuiyyah
(1)
Nasehat- Nasehat KH. Hasan Abdullah Sahal
(1)
Para Ustadz Unjuk Gigi atas keilmuannya dan saling merendahkan satu sama lain
(1)
PENDAPAT PARA GOLONGAN PENYEBAB TRAGEDI HAJI VISA TERLAMBAT & MINA
(1)
Perdebatan yang membuat hati angkuh dan keras
(1)
Pernyataan Warga Muslim Tolikara yang mengejutkan
(1)
Rekaman Presiden Soekarno Untuk Mengadakan Maulid Nabi
(1)
Riba yang menghancurkan diri ini
(1)
Samson adalah Nabi Sam’un Ghozi
(1)
SAYA ANTI DEMOKRASI
(1)
Semua Milik Tuhan yang Maha Kuasa kenapa harus bayar ?
(1)
Sholawat Tarhim Assholatu wassalamu alaik
(1)
Sikap atas Fatwa MPU terhadap Ajaran Salafi yang dianggap sesat
(1)
Silsilah dan Sejarah 25 Nabi dan Rasul
(1)
Syukur atau Ingkar
(1)
UNIVERSAL UNIVERSITAS
(1)
UNIVERSALITAS & FAKULTATIF
(1)
Visi Misi Syetan terhadap Manusia
(1)
Visualisasi Syahadat diri ini sebagai seorang Muslim
(1)
Jasa Pembuatan Aplikasi
Visual Hati
Visual Hati
Apapun yang nampak pada pandangan mata ini, bisa jadi penampakan hati dan bisa jadi juga bukan, bila penampakan dari mata hati, ketika itulah Iblis bertaubat dan bersujud kembali kepada sang maha hebat bahwa tugasnyapun sudah selesai.
Diberdayakan oleh Blogger.
Markaz Buku Online
Daftar Blog Saya
-
Khilafiyyah Maulid Nabi Muhammad dan Hari Besar Islam - Duniacahayahati.blogspot.com Situs tentang Ilmu Ma`rifatullah (Tauhid) Didalamnya banyak mengandung Ilmu Hikmah yang hanya dapat dirasakan oleh orang-oran...8 tahun yang lalu
-
Cara mengetahui CNAME Domain pada Blog yang Hilang - expertadvisorku.blogspot.com adalah situs Bahasa Pemrograman, Informatika Teknologi, Pembuatan Aplikasi Php, C++, Java, QT, Visual Basic, Mysql dan Komuni...10 tahun yang lalu
-
Video Mesum Siswi Madrasah Beredar Luas Di Media Sosial - CahayaIlmunya.blogspot.com adalah Situs pembodohan pada diri sendiri semakin tahu maka semakin nampak bodohnya *Video Mesum Siswi Madrasah Beredar Luas Di...10 tahun yang lalu
-
Blog Khusus Belajar Pemrograman - *Blog Khusus Belajar Pemrograman* Blog Pemrograman telah hadir ditengah-tengah ramainya dunia Blog, maka buat para pemula yang ingin belajar bahasa pemro...10 tahun yang lalu
Beriman atau Dusta ?
Artikel Visual Hati
- Nasehat- Nasehat KH. Hasan Abdullah Sahal
- UNIVERSAL UNIVERSITAS,UNIVERSALITAS & FAKULTATIF
- Samson alias Nabi Sam’un Ghozi
- SAYA ANTI DEMOKRASI
- Gelar Tittle pada diriku adalah Kebodohan yang nampak
- Kajian Al Fuaad Fi Nuurin Sangat Menyentuh
- Pernyataan Warga Muslim Tolikara yang mengejutkan
- Sikap atas Fatwa MPU terhadap Ajaran Salafi yang dianggap sesat
- Ketika Diriku Diuji apakah aku beriman atau Dusta ?
- Ketika Syariat diutamakan dari Tauhid
- Para Ustadz Unjuk Gigi atas keilmuannya dan saling merendahkan satu sama lain
- Anak 4 Tahun yang mengurus Ibu, kakak dan adiknya yang cacat
- Bayi yang dihanyutkan ke sungai selamat
- Kucing Kesayangan Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam
- Visualisasi Syahadat diri ini sebagai seorang Muslim
- Pendapat Para Golongan Penyebab Tragedi Haji
- Ibu tidak Melupakan Anaknya
- Islam Namun Tidak Islami hanya Teori dan tulisan Semata
- Harga adalah Harga & Nilai adalah Nilai
- Balasan Orang yang melunaskan Hutang Orang lain
- Penyataan Warga Muslim Tolikara Sangat Mengejutkan
- Kesalahan Design Payung yang tidak dipedulikan
- Anaku Meninggal di Galian Batu Bara
- Belajar Semakin bodoh









